Jumat, 29 April 2011

Cara Mendidik Anak


Keluarga adalah basis pendidikan yang paling utama, dan orang tua merupakan figure utama pendidik dalam keluarga. Keteladanan orang tua merupakan pola pendidikan yang paling ringkas, simple dan efektif. Kasih sayang dan komunikasi antar anggota keluarga ditambah dengan contoh nyata dari figure orang tua merupakan unsur penting dalam mendidik buah hati kita. Orang tua yang luar biasa adalah orang tua yang disegani, ditaati dan diteladani oleh anak-anaknya.
• Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan.
• Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati.
• Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur.
• Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda.
• Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita.
• Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya.
• Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati.
• Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu.
• Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan.
• Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik.
• Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati.
• Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada.
• Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya.

Jika anak dibesarkan dengan celaan, dia akan belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, dia akan belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, dia akan belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan hinaan, dia akan belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia akan belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia akan belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, dia akan belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, dia akan belajar menyenangi diri sendiri.
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, dia akan belajar menemukan cinta dalam hidupnya.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia akan belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, Ia belajar keadilan
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ketik Komentar Anda, Ketik Name/URL, Masukkan Nama, Klik Poskam Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.